Bayi memiliki kebutuhan nutrisi yang sangat penting untuk pertumbuhannya. Makanan ringan (snack) adalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun ada beberapa pertanyaan yang sering diajukan: Apakah snack bayi perlu diberi tambahan gula?
Tentu Tidak
Menurut World Health Organization (WHO), anak di bawah dua tahun tidak membutuhkan gula tambahan pada makanan mereka. Bayi yang baru lahir hanya memerlukan air, nasi bubuk, dan garam untuk mendapatkan nutrisinya.
Bayi juga memiliki sifat metabolisme yang unik, sehingga kebutuhan gula mereka berbeda dengan orang dewasa. Perlu diingat bahwa bayi masih dalam tahap pertumbuhan dan perlu makanan yang kaya akan nutrisi untuk mendukung pertumbuhannya.
Persepsi Gula pada Bayi
Bayi dapat menanggapi gula dengan cara yang berbeda dari orang dewasa. Selain memberikan energi, gula juga dapat menyebabkan bayi menjadi lebih active dan agresif. Hal ini karena pada bayi, glukosa tidak diubah menjadi energi seperti pada orang dewasa.
- Bayi akan mengalirkan glukosa ke otak dan jantung
- Bayi akan merespons dengan meningkatnya suhu tubuh
- Bayi akan menjadi lebih active dan agresif
Alternatif untuk Snack Bayi yang Sehat
Sebagai alternatif, Anda dapat memberikan snack bayi yang sehat seperti:
- makanan buatan sendiri yang kaya akan nutrisi
- yogurt yang rendah gula dan tanpa tambahan madu atau gula lainnya
- bawang merah dan daun bawang yang dapat meningkatkan produksi air liur pada bayi
Perlu diingat bahwa Anda harus selalu memeriksa kesehatan dan kebutuhan nutrisi bayi sebelum memberikan snack apa pun.
Konsultasi dengan Dokter
Jika Anda masih memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang makanan bayi, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter. Mereka dapat membantu Anda menentukan pola makan yang tepat untuk bayi Anda.
Ingatlah bahwa kesehatan bayi sangat penting dan harus selalu menjadi prioritas utama.